Bogor, 18 Juli 2026 – Majelis Ta’lim Darul Futuh kembali menggelar TAMASYA (Ta’lim dan Maulid Sabtu/Ahad) Putaran ke-175 pada Sabtu (18/7/2026) di kediaman Bapak Sopian, Perumahan Puri Matahari Persada, Laladon, Bogor. Kegiatan yang dihadiri puluhan jamaah ini berlangsung khidmat dengan rangkaian pembacaan Tartibul Fatihah, Maulid Simthud Durar, Tahlil dan doa, sambutan tuan rumah, tausiyah Prostadz, serta kajian utama yang disampaikan oleh Kyai Ahmad Sa’id, Pimpinan MT & Ponpes Darul Futuh.
Dalam sambutannya, Bapak Sopian menyampaikan rasa syukur atas terselenggaranya Tamasya yang bertepatan dengan haul ke-7 almarhum kedua orang tuanya. Ia berharap seluruh amal ibadah, doa, serta sedekah yang dilakukan dalam kegiatan tersebut menjadi cahaya di alam kubur dan sebab datangnya rahmat Allah SWT bagi kedua orang tuanya.
Empat Tingkatan Makhluk Ciptaan Allah
Pada tausiyah pembuka, Ustadz Taufik Azis menjelaskan bahwa Allah SWT menciptakan empat kelompok makhluk, yaitu benda padat (al-jamadat), tumbuh-tumbuhan (an-nabatat), hewan (al-hayawanat), dan manusia (an-nas).
Menurutnya, setiap tingkatan memiliki kelebihan yang membedakannya. Manusia berada pada derajat tertinggi karena diberi kemampuan memahami petunjuk. Namun, puncak kesempurnaan manusia adalah ketika memiliki pemahaman sebagaimana para nabi (fahmun nabiyyin), yang hanya dapat diraih melalui proses belajar dan menuntut ilmu.
Ustadz Taufik juga mengingatkan pentingnya mendoakan kaum muslimin yang telah wafat. Ia mengutip ungkapan para ulama:
لولا الأحياء لهلكت الأموات
“Seandainya tidak ada orang-orang yang hidup, niscaya orang-orang yang telah wafat akan terlupakan.”
Beliau kemudian mengaitkannya dengan firman Allah SWT dalam QS. Al-Hasyr ayat 10 yang memuji orang-orang beriman karena senantiasa memohon ampun bagi saudara-saudara mereka yang telah lebih dahulu beriman.
Menghormati Ulama dan Menjaga Kemuliaan Ilmu
Dalam tausiyah utama, Kyai Ahmad Sa’id mengajak jamaah untuk meneladani perjuangan dan jasa almarhum Haji Andi yang sejak masa awal dakwah telah membuka rumahnya sebagai tempat penyelenggaraan majelis ilmu.
Menurut beliau, menghormati ulama dan memuliakan ilmu merupakan bagian dari adab yang mulai memudar di tengah masyarakat. Ia mengingatkan bahwa ilmu agama tidak boleh diperlakukan sekadar sebagai sarana mencari kepentingan duniawi, melainkan harus dijaga kehormatannya agar membawa keberkahan bagi pemilik maupun penuntutnya.
Beliau juga menegaskan bahwa banyak manusia gagal menerima kebenaran karena hanya memandang aspek lahiriah (basyariyah) seseorang dan mengabaikan keistimewaan (khususiyah) yang Allah anugerahkan. Sikap inilah yang menurut beliau menjadi sebab penolakan kaum terdahulu terhadap para nabi, mulai dari Iblis hingga Fir’aun.
Kajian Riyadhus Shalihin: Hak Suami atas Istri
Pada sesi kajian Kitab Riyadhus Shalihin Bab 35, Kyai Ahmad Sa’id membahas firman Allah SWT dalam QS. An-Nisa ayat 34 tentang kepemimpinan suami dalam rumah tangga.
Beliau menjelaskan bahwa kepemimpinan tersebut didasarkan pada keutamaan yang Allah berikan kepada laki-laki, di antaranya amanah menuntut ilmu, mendidik keluarga, memberikan nafkah, serta memimpin rumah tangga sesuai syariat.
Kyai Ahmad Sa’id menekankan bahwa keutamaan terbesar seorang laki-laki bukanlah harta maupun kedudukan, melainkan ilmu yang diajarkan Allah SWT. Karena itu, para suami didorong untuk terus belajar agama agar mampu menjadi pemimpin yang membimbing keluarganya menuju ketaatan kepada Allah.
Di akhir kajian, beliau mengajak seluruh jamaah untuk senantiasa memuliakan ilmu, menjaga adab kepada para guru, memperkuat semangat menuntut ilmu, serta membangun keluarga yang berlandaskan Al-Qur’an dan Sunnah.
Kegiatan Tamasya Putaran ke-175 ditutup dengan doa bersama sebagai ungkapan syukur sekaligus memohon agar seluruh amal ibadah yang dilaksanakan diterima Allah SWT serta menjadi sebab turunnya rahmat bagi kaum muslimin.
Dan kami selaku Penanggung Jawab Kegiatan Tamasya Berterima Kasih Sebesar-besarnya Kepada Para Pendukung Acara, yang Sudah Terlibat sebagai Donatur, Membantu Dengan Tenaga, Doa dan Lain Sebagainya,
Dan Kami Juga Selaku Penanggung Jawab juga berharap kegiatan serupa dapat terus dilaksanakan secara berkelanjutan di Minggu yang akan datang.
Untuk informasi lebih lanjut:
Konfirmasi Pengajuan Tempat
Penanggung Jawab Tamasya
Yogi Setiawan
(089638202536)
Infaq Acara Transfer Ke :
BSI ( Bank Syariah Indonesia )
A/n Majlis Ta’lim Darul Futuh
7755777883
( Konfirmasi ke Nomor WA diatas)
Wassalamu’alaikum Warahmatullahi Wabarakatuh
Klo Mau Lebih Lengkapnya Mari Nonton Link di bawah ini 👇