TAMASYA ke 166 Hidupkan Semangat Ilmu dan Hidayah di Masjid Al Hikmah Taman Cimanggu

Masjid Al Hikmah menjadi saksi berlangsungnya kegiatan TAMASYA (Ta’lim Maulid Sabtu Ahad) pada Ahad, 17 Mei 2026. Kegiatan yang dihadiri puluhan jamaah dari berbagai kalangan ini berlangsung dengan penuh khidmat, hangat, dan sarat nilai keilmuan Islam.

Acara diawali dengan pembacaan Tartibul Fatihah, dilanjutkan pembacaan Maulid Simtud Duror beserta doa maulid. Suasana religius semakin terasa dengan lantunan shalawat dan dzikir yang menggema di dalam masjid.

Rangkaian kegiatan kemudian dilanjutkan dengan sambutan dari tuan rumah dan perwakilan DKM. Dalam sambutannya, perwakilan jamaah yang mewakili Ketua DKM, H. Fahruroji Arief Wibowo, menyampaikan rasa syukur dan kebahagiaan atas terselenggaranya majelis ilmu tersebut di Masjid Al Hikmah.
“Kami merasa sangat senang dan bersyukur dengan adanya kegiatan seperti ini. Semoga ke depan acara pengajian dan maulid seperti TAMASYA dapat terus diadakan kembali di masjid ini,” ujarnya.

Pada sesi ceramah umum, Abu Kamal selaku pembicara “Prostadz” (Proses Menjadi Ustadz) membagikan kisah awal pertemuannya dengan Majelis Darul Futuh ketika masih aktif sebagai pengurus DKM. Dalam penyampaiannya.
Beliau juga menyampaikan

أَشَدُّ النَّاسِ حَسْرَةً يَوْمَ الْقِيَامَةِ رَجُلٌ أَمْكَنَهُ طَلَبُ الْعِلْمِ فِي الدُّنْيَا فَلَمْ يَطْلُبْهُ، عن أنس

“Orang yang paling menyesal pada hari kiamat adalah seseorang yang sebenarnya memiliki kesempatan menuntut ilmu di dunia, namun ia tidak mencarinya.”

Pesan tersebut menjadi pengingat penting bagi jamaah bahwa kesempatan belajar agama merupakan nikmat besar yang tidak boleh disia-siakan.

Puncak acara diisi Narasumber utama oleh Kyai Ahmad Said yang membahas kitab Riyadus Sholihin pada Bab 34 tentang Al-Washiyyah bin Nisa’ (Wasiat Kepada Kaum Wanita), khususnya hadits nomor 275 riwayat Imam Muslim.

Dalam muqoddimahnya, beliau mengingatkan pentingnya memakmurkan masjid dengan hidayah dan ilmu, bukan hanya dengan keramaian semata. Beliau mengutip sabda Rasulullah ﷺ mengenai fenomena akhir zaman:
“Masjid-masjid mereka tampak makmur, namun kosong dari hidayah.”

Menurut beliau, ukuran keberhasilan masjid bukan sekadar ramai oleh aktivitas, melainkan sejauh mana jamaah mengalami perubahan menuju iman, ilmu, dan akhlak yang lebih baik.

Kajian kemudian berlanjut pada pembahasan hadits Rasulullah ﷺ:
“Janganlah seorang mukmin membenci wanita mukminah. Jika ia tidak menyukai satu akhlak darinya, maka ia akan ridha terhadap akhlak lainnya.”
Dalam penjelasannya, Kyai Ahmad Said menekankan bahwa rumah tangga yang kokoh dibangun di atas kemampuan melihat kebaikan pasangan, bukan sibuk mencari kekurangan.

Orang beriman, menurut beliau, senantiasa mencari sisi positif dan memperbaiki kekurangan dengan hikmah dan kasih sayang.
Beliau juga mengangkat kisah Nabi Isa ‘Alaihissalam yang tetap melihat kebaikan pada bangkai anjing dengan mengatakan bahwa giginya putih dan indah.

Kisah tersebut dijadikan pelajaran agar seorang mukmin terbiasa memandang sisi baik dalam kehidupan.

Selain pembahasan fiqih dan akhlak rumah tangga, tausyiah juga menyinggung pentingnya pembangunan masjid berbasis ilmu, penguatan halaqah, serta pentingnya pengajian yang memiliki rujukan kitab dan sanad keilmuan yang jelas.

Acara ditutup dengan doa bersama, ramah tamah, serta makan siang bersama jamaah. Kebersamaan yang terjalin dalam kegiatan TAMASYA menjadi gambaran semangat ukhuwah Islamiyah dan upaya menghidupkan kembali fungsi masjid sebagai pusat ilmu, ibadah, dan pembinaan umat.

Kegiatan TAMASYA sendiri terus berkembang sebagai majelis terbuka untuk masyarakat umum lintas usia, dengan harapan dapat menjadi sarana memperkuat kecintaan kepada Rasulullah ﷺ, memperluas ilmu agama, serta membangun masyarakat yang berakhlak dan beriman.

Dan kami selaku Penanggung Jawab Kegiatan Tamasya Berterima Kasih Sebesar-besarnya Kepada Para Pendukung Acara, yang Sudah Terlibat sebagai Donatur, Membantu Dengan Tenaga, Doa dan Lain Sebagainya,

Dan Kami Juga Selaku Penanggung Jawab juga berharap kegiatan serupa dapat terus dilaksanakan secara berkelanjutan di Minggu yang akan datang.

Untuk informasi lebih lanjut:

Konfirmasi Pengajuan Tempat

Penanggung Jawab Tamasya
Yogi Setiawan
(089638202536)

Infaq Acara Transfer Ke :
BSI ( Bank Syariah Indonesia )
A/n Majlis Ta’lim Darul Futuh
7755777883
( Konfirmasi ke Nomor WA diatas)

Wassalamu’alaikum Warahmatullahi Wabarakatuh

Klo Mau Lebih Lengkapnya Mari Nonton Link di bawah ini 👇

Facebook
Twitter
LinkedIn

Kategori Terpopuler

Kategori Nasehat

Scroll to Top